B. Tenis Meja
1. Aturan Permainan
a. Nilai Pukulan
Jika seorang pemain berhasil
memenangkan pukulan (dimana pemain lawan tidak dapat mengembalikan pukulan dan
bola terhitung masuk atau tidak out) maka pemain tersebut mendapat 1 poin.
b. Nilai Game
Seorang pemain akan mendapat
1 game jika lebih dulu mengumpulkan 11 poin, akan tetapi jika kedua pemain
sama-sama mendapatkan poin 10 maka untuk memenangkan game tersebut seorang
pemain harus mendapat selisih 2 poin.
c. Nilai Set
Dalam permainan tennis meja
suatu pertandingan akan terdiri atas game/set ganjil terbaik (seperti 3, 5, 7,
atau 9 game/set).
2. Jenis Pukulan
a. Push Stroke
Push
stroke adalah pukulan
dengan dorongan bet. Dengan pukulan push stroke, pemain dapat melakukan kontrol
bola dan koordinasi sentuhan bola serta mengembangkan irama permainan.
b. Drive Stroke
Drive
stroke adalah pukulan
dengan ayunan panjang sehingga menghasilkan pukulan yang datar dan keras.
Pukulan ini dapat digunakan untuk menyerang dan mengembalikan bola lawan.
c. Block Stroke
Block
stroke adalah pukulan yang
digunakan untuk menetralisir kekuatan, kecepatan, dan perputaran bola agar
dapat terkontrol bengan baik, serta mampu mengembalikan bola ke arah lawan.
C. Tenis
1. Aturan Permainan
a. Nilai Pukulan
Jika pukulan pertama
dimenangkan maka akan memperoleh 15 poin, pukulan kedua dimenangkan maka akan
memperoleh 15 poin lagi, pukulan ketiga yang dimenangkan bernilai 10 poin, dan
pukulan keempat yang dimenangkan bernilai 5 poin. Pemain yang pertama kali
mendapat 45 poin akan memenangkan 1 game. Jika dalam 1 game tiap pemain
mendapat masing-masing 40 poin maka akan terjadi deuce. Untuk memenangkan game tersebut (saat deuce terjadi), seorang pemain harus unggul dengan selisih 2
pukulan yang masuk.
b. Nilai Game
Saat seorang pemain mendapat
6 game, maka pemain tersebut akan memenangkan satu set.
c. Nilai Set
Dalam pertandingan Tenis ada
2 macam ketentuan yaitu The best three
set (seorang pemain dikatakan menjadi pemenang pertandingan jika telah
memenangkan 2 set) dan the best five set
(seorang pemain dikatakan menjadi pemenang pertandingan jika telah memenangkan
3 set).
2. Jenis Pukulan
a. Pukulan Voli
Pukulan voli adalah pukulan
yang dilakukan sebelum bola memantul menyentuh tanah. Pukulan voli ini biasanya
dilakukan di antara separuh lapangan ke depan sampai dekat net.
b. Pukulan Lob
Pukulan lob ini berguna untuk
mengembalikan pukulan dalam yang bersudut lebar. Dengan pukulan lob pemain
mempunyai kesempatan untuk kembali ke lapangan tengah, bahkan bisa mendesak
lawan untuk bermain jauh dari net.
c. Pukulan Smash
Pukulan Smash biasanya
dilakukan setelah lawan melakukan pukulan lob. Persiapannya dengan mengubah
pegangan raket menjadi continental grip.
Smash dilakukan segera setelah bola memantul dari lantai atau ketika bola
melambung di udara.
Bab XII Aktivitas
Permainan dan Olahraga: Atletik 2
A. Tolak Peluru Gaya
Membelakangi
1. Teknik Dasar Tolak Peluru
a. Cara Memegang Peluru dan Meletakkannya pada Bahu
Peluru diletakkan pada ujung
telapak tangan atau bagian yang dekat dengan jari-jari tangan lalu letakkan
pada bahu dan tempelkan pada leher.
b. Sikap Badan pada Waktu akan Menolak
Jika peluru ditolakkan dengan
tangan kanan maka sikap badan kita harus berdiri tegak pada kaki kanan dengan
membelakangi arah tolakan, kaki kiri secara rileks ke belakang dengan ujung
jari menyentuh tanah, tangan kiri lurus ke atas di samping telinga, dan
pandangan mata ke depan bawah.
c. Cara Menolakkan Peluru
Pada saat peluru ditolakkan,
kaki kanan berjingkat ke belakang disusul mendaratkan kaki kiri jauh ke
belakang. Selanjutnya putar badan ke arah kiri dengan cepat. Ketika dada
menghadap ke arah tolakan, peluru ditolakkan dengan cepat. Bantulah dengan
tolakan kaki kanan dan seluruh badan. Bersamaan dengan itu peluru dilepaskan ke
depan sejauh-jauhnya.
d. Sikap Badan Setelah Menolak
Setelah peluru terlepas dari
tangan, daratkan kaki kanan yang digunakan untuk menolak pada tempat kaki kiri.
Kaki kiri terangkat ke belakang dengan lemas untuk menjaga keseimbangan agar
badan tidak jatuh ke depan.
2. Latihan Teknik Dasar Tolak Peluru
a. Model 1 : Latihan Lemparan Mendorong Bola Berpasangan
Siapkan sebuah bola besar,
lalu berdirilah berhadapan dengan temanmu sejauh 3-4 meter, setelah itu
lemparkan bola tersebut ke arah temanmu, lemparan dapat dilakukan dengan satu
atau 2 tangan.
b. Model 2 : Latihan Individu Menolakkan Bola Besar dengan Gaya
Membelakangi
Siapkan beberapa bola besar,
lalu siapkan sebuah lapangan untuk berlatih, setelah itu lakukan tolakan bola
besar dengan gaya
membelakangi.
B. Lempar Lembing Awalan Langkah Silang
1. Teknik Dasar Lempar Lembing
a. Cara Memegang Lembing
Cara Memegang lembing sangat
bergantung pada tiap orang-orang yang akan melakukannya. Mereka dapat memilih
cara Amerika, Finlandia, atau cara tang.
b. Cara Membawa Lembing
Lembing dibawa di muka bahu
dengan mata lembing mengarah serong kebawah.
c. Teknik Awalan
Larilah dari batas awaln
secepat-cepatnya, ketika kaki akan menginjak batas yang kedua, lembing di bawa
ke belakang dengan tangan lurus, setelah itu luruskan kaki kiri ke depan dengan
kaki kanan disilangkan di depan kaki kiri.
d. Sikap Badan Saat Melempar
Badan berdiri tegak dengan
kedua kaki dibuka, lutut kaki depan ditekuk ke depan samping badan, condongkan
badan ke belakang, pandangan ke arah lemparan, tangan yang memegang lembing
diluruskan ke belakang.
e. Cara Melepaskan Lembing
Begitu kaki depan mendarat,
kaki belakang diputar dan digerakkan ke atas depan, panggul diputar dan badan
ditegakkan, lalu dengan cepat lemparkan lembing ke depan atas sekuat-kuatnya,
lembing dilepaskan saat tangan yang memegang lembing dalam posisi lurus ke
depan.
f. Gerakan Ikutan
Gerakan ikutan berguna untuk
membantu menambah kekuatan melempar dan menjaga keseimbangan badan agar tidak
jatuh ke depan.
2. Latihan Teknik Dasar Lempar Lembing
a. Model 1 : Latihan Menjatuhkan Bola Basket di Atas Kotak
Siapkan sebuah bola basket dan
letakkan di atas lotak, berdirilah sejauh 4-6 meter dari bola basket tersebut
dengan memegang bola tenis, lemparkan bola tenis ke arah bola basket hingga
bola basket tersebut jatuh dari kotak.
b. Model 2 : Latihan Melempar Bola Basket dengan Dua Tangan Berpasangan
Peganglah sebuah bola basket
sambil duduk, pasangan kita berdiri di hadapan kita sejauh 2-3 meter, lemparkan
bola basket tersebut pada pasangan kita, sebelum dilempar bola di tarik jauh ke
belakang kepala agar mendapat daya dorong yang lebih, bola yang diterima oleh
pasanganmu di lempar kembali kepadamu dengan cara yang sama.
C. Lompat Jauh Gaya
Menggantung
1. Teknik Dasar Lompat Jauh Gaya
Membelakangi
a. Awalan
Gerakan awalan bertujuan untuk mendapatkan
kecepatan lari yang sekencang-kencangnya sebelum mencapai balok tolakan.
b.
Tolakan
Bertumpu
dengan kaki yang terkuat di atas balok tumpuan dengan menghentakkan kaki tumpu.
Gerakan ini dilakukan dengan cepat dan kuat saat titik berat badan melewati
kaki tumpu.
c.
Saat Melayang di Udara
Dalam gaya menggantung, ayunkan
kedua kaki dari belakang ke depan, ayunkan kedua tangan dari belakang ke depan,
dan lentingkan badan ke belakang.
d.
Mendarat
Kaki
mengayun ke bawah diikuti ayunan tangan ke depan dan mendarat dengan gaya jongkok.
2.
Latihan Teknik DasarLompat
Jauh
a.
Model 1 : Latihan Mengukur
Jarak Lompatan
Berdirilah
dengan sikap sempurna, lalu lakukan lompatan tiga kali berturut-turut dengan
kaki kanan sebagai tumpuan. Gantilah dengan kaki kiri sebagai sebagai kaki
tumpuan untuk melompat. Ulangi gerakan ini beberapa kali.
b.
Model 2 : Latihan Melompat
dengan Tumpuan Dua Kaki
Berdirilah
dengan sikap sempurna, lalu lakukan lompatan sekali sejauh-jauhnya. Ayunkan
kedua tangan ke belakang dengan kuat. Lakukan sebanyak tiga kali dan ukurlah
hasil lompatan yang diperoleh. Ulangi gerakan ini beberapa kali.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar