Kamis, 09 Februari 2012

Penjaskes


B.  Tenis Meja

1. Aturan Permainan

a.  Nilai Pukulan
Jika seorang pemain berhasil memenangkan pukulan (dimana pemain lawan tidak dapat mengembalikan pukulan dan bola terhitung masuk atau tidak out) maka pemain tersebut mendapat 1 poin.

b.  Nilai Game
Seorang pemain akan mendapat 1 game jika lebih dulu mengumpulkan 11 poin, akan tetapi jika kedua pemain sama-sama mendapatkan poin 10 maka untuk memenangkan game tersebut seorang pemain harus mendapat selisih 2 poin.

c.  Nilai Set
Dalam permainan tennis meja suatu pertandingan akan terdiri atas game/set ganjil terbaik (seperti 3, 5, 7, atau 9 game/set).

2. Jenis Pukulan

a.  Push Stroke
Push stroke adalah pukulan dengan dorongan bet. Dengan pukulan push stroke, pemain dapat melakukan kontrol bola dan koordinasi sentuhan bola serta mengembangkan irama permainan.

b.  Drive Stroke
Drive stroke adalah pukulan dengan ayunan panjang sehingga menghasilkan pukulan yang datar dan keras. Pukulan ini dapat digunakan untuk menyerang dan mengembalikan bola lawan.

c.  Block Stroke
Block stroke adalah pukulan yang digunakan untuk menetralisir kekuatan, kecepatan, dan perputaran bola agar dapat terkontrol bengan baik, serta mampu mengembalikan bola ke arah lawan.


C.  Tenis

1.  Aturan Permainan

a.  Nilai Pukulan
Jika pukulan pertama dimenangkan maka akan memperoleh 15 poin, pukulan kedua dimenangkan maka akan memperoleh 15 poin lagi, pukulan ketiga yang dimenangkan bernilai 10 poin, dan pukulan keempat yang dimenangkan bernilai 5 poin. Pemain yang pertama kali mendapat 45 poin akan memenangkan 1 game. Jika dalam 1 game tiap pemain mendapat masing-masing 40 poin maka akan terjadi deuce. Untuk memenangkan game tersebut (saat deuce terjadi), seorang pemain harus unggul dengan selisih 2 pukulan yang masuk.

b.  Nilai Game
Saat seorang pemain mendapat 6 game, maka pemain tersebut akan memenangkan satu set.

c.  Nilai Set
Dalam pertandingan Tenis ada 2 macam ketentuan yaitu The best three set (seorang pemain dikatakan menjadi pemenang pertandingan jika telah memenangkan 2 set) dan the best five set (seorang pemain dikatakan menjadi pemenang pertandingan jika telah memenangkan 3 set).

2.  Jenis Pukulan

a.  Pukulan Voli
Pukulan voli adalah pukulan yang dilakukan sebelum bola memantul menyentuh tanah. Pukulan voli ini biasanya dilakukan di antara separuh lapangan ke depan sampai dekat net.

b.  Pukulan Lob
Pukulan lob ini berguna untuk mengembalikan pukulan dalam yang bersudut lebar. Dengan pukulan lob pemain mempunyai kesempatan untuk kembali ke lapangan tengah, bahkan bisa mendesak lawan untuk bermain jauh dari net.

c.  Pukulan Smash
Pukulan Smash biasanya dilakukan setelah lawan melakukan pukulan lob. Persiapannya dengan mengubah pegangan raket menjadi continental grip. Smash dilakukan segera setelah bola memantul dari lantai atau ketika bola melambung di udara.

Bab XII Aktivitas Permainan dan Olahraga: Atletik 2

A.    Tolak Peluru Gaya Membelakangi

1.  Teknik Dasar Tolak Peluru

a.  Cara Memegang Peluru dan Meletakkannya pada Bahu
Peluru diletakkan pada ujung telapak tangan atau bagian yang dekat dengan jari-jari tangan lalu letakkan pada bahu dan tempelkan pada leher.

b.  Sikap Badan pada Waktu akan Menolak
Jika peluru ditolakkan dengan tangan kanan maka sikap badan kita harus berdiri tegak pada kaki kanan dengan membelakangi arah tolakan, kaki kiri secara rileks ke belakang dengan ujung jari menyentuh tanah, tangan kiri lurus ke atas di samping telinga, dan pandangan mata ke depan bawah.

c.  Cara Menolakkan Peluru
Pada saat peluru ditolakkan, kaki kanan berjingkat ke belakang disusul mendaratkan kaki kiri jauh ke belakang. Selanjutnya putar badan ke arah kiri dengan cepat. Ketika dada menghadap ke arah tolakan, peluru ditolakkan dengan cepat. Bantulah dengan tolakan kaki kanan dan seluruh badan. Bersamaan dengan itu peluru dilepaskan ke depan sejauh-jauhnya.

d.  Sikap Badan Setelah Menolak
Setelah peluru terlepas dari tangan, daratkan kaki kanan yang digunakan untuk menolak pada tempat kaki kiri. Kaki kiri terangkat ke belakang dengan lemas untuk menjaga keseimbangan agar badan tidak jatuh ke depan.

2.  Latihan Teknik Dasar Tolak Peluru

a.  Model 1 : Latihan Lemparan Mendorong Bola Berpasangan
Siapkan sebuah bola besar, lalu berdirilah berhadapan dengan temanmu sejauh 3-4 meter, setelah itu lemparkan bola tersebut ke arah temanmu, lemparan dapat dilakukan dengan satu atau 2 tangan.

b.  Model 2 : Latihan Individu Menolakkan Bola Besar dengan Gaya Membelakangi
Siapkan beberapa bola besar, lalu siapkan sebuah lapangan untuk berlatih, setelah itu lakukan tolakan bola besar dengan gaya membelakangi.

B.     Lempar Lembing Awalan Langkah Silang

1.  Teknik Dasar Lempar Lembing

a.  Cara Memegang Lembing
Cara Memegang lembing sangat bergantung pada tiap orang-orang yang akan melakukannya. Mereka dapat memilih cara Amerika, Finlandia, atau cara tang.

b.  Cara Membawa Lembing
Lembing dibawa di muka bahu dengan mata lembing mengarah serong kebawah.

c.  Teknik Awalan
Larilah dari batas awaln secepat-cepatnya, ketika kaki akan menginjak batas yang kedua, lembing di bawa ke belakang dengan tangan lurus, setelah itu luruskan kaki kiri ke depan dengan kaki kanan disilangkan di depan kaki kiri.

d.  Sikap Badan Saat Melempar
Badan berdiri tegak dengan kedua kaki dibuka, lutut kaki depan ditekuk ke depan samping badan, condongkan badan ke belakang, pandangan ke arah lemparan, tangan yang memegang lembing diluruskan ke belakang.

e.  Cara Melepaskan Lembing
Begitu kaki depan mendarat, kaki belakang diputar dan digerakkan ke atas depan, panggul diputar dan badan ditegakkan, lalu dengan cepat lemparkan lembing ke depan atas sekuat-kuatnya, lembing dilepaskan saat tangan yang memegang lembing dalam posisi lurus ke depan.

f.  Gerakan Ikutan
Gerakan ikutan berguna untuk membantu menambah kekuatan melempar dan menjaga keseimbangan badan agar tidak jatuh ke depan.

2.  Latihan Teknik Dasar Lempar Lembing
a.  Model 1 : Latihan Menjatuhkan Bola Basket di Atas Kotak
Siapkan sebuah bola basket dan letakkan di atas lotak, berdirilah sejauh 4-6 meter dari bola basket tersebut dengan memegang bola tenis, lemparkan bola tenis ke arah bola basket hingga bola basket tersebut jatuh dari kotak.

b.  Model 2 : Latihan Melempar Bola Basket dengan Dua Tangan Berpasangan
Peganglah sebuah bola basket sambil duduk, pasangan kita berdiri di hadapan kita sejauh 2-3 meter, lemparkan bola basket tersebut pada pasangan kita, sebelum dilempar bola di tarik jauh ke belakang kepala agar mendapat daya dorong yang lebih, bola yang diterima oleh pasanganmu di lempar kembali kepadamu dengan cara yang sama.

C.     Lompat Jauh Gaya Menggantung

1.  Teknik Dasar Lompat Jauh Gaya Membelakangi
a.  Awalan
 Gerakan awalan bertujuan untuk mendapatkan kecepatan lari yang sekencang-kencangnya sebelum mencapai balok tolakan.

b.  Tolakan
Bertumpu dengan kaki yang terkuat di atas balok tumpuan dengan menghentakkan kaki tumpu. Gerakan ini dilakukan dengan cepat dan kuat saat titik berat badan melewati kaki tumpu.

c.  Saat Melayang di Udara
Dalam gaya menggantung, ayunkan kedua kaki dari belakang ke depan, ayunkan kedua tangan dari belakang ke depan, dan lentingkan badan ke belakang.

d.  Mendarat
Kaki mengayun ke bawah diikuti ayunan tangan ke depan dan mendarat dengan gaya jongkok.

2.  Latihan Teknik DasarLompat Jauh
a.  Model 1 : Latihan Mengukur Jarak Lompatan
Berdirilah dengan sikap sempurna, lalu lakukan lompatan tiga kali berturut-turut dengan kaki kanan sebagai tumpuan. Gantilah dengan kaki kiri sebagai sebagai kaki tumpuan untuk melompat. Ulangi gerakan ini beberapa kali.

b.  Model 2 : Latihan Melompat dengan Tumpuan Dua Kaki
Berdirilah dengan sikap sempurna, lalu lakukan lompatan sekali sejauh-jauhnya. Ayunkan kedua tangan ke belakang dengan kuat. Lakukan sebanyak tiga kali dan ukurlah hasil lompatan yang diperoleh. Ulangi gerakan ini beberapa kali.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar